TALIWANG, SUMBAWA BARAT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa Barat menghadiri Technical Meeting persiapan pengamanan kegiatan Berampok Maras yang digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di Alun-Alun KTC Taliwang. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan pengamanan agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Technical Meeting ini melibatkan sejumlah unsur terkait, mulai dari Satpol PP, TNI, Polri, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, hingga instansi lainnya yang memiliki peran dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Dalam pertemuan tersebut, Satpol PP KSB diwakili Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian, Agus Suyatna, S.E., yang hadir mewakili Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Barat, H. Wahidin, S.Pd., MM. Kehadiran Satpol PP menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk memastikan aspek ketenteraman dan ketertiban umum mendapat perhatian serius.
Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Barat, H. Wahidin, S.Pd., MM., menegaskan bahwa kesiapan pengamanan merupakan faktor penting dalam mendukung suksesnya kegiatan Berampok Maras. Menurutnya, setiap unsur yang terlibat perlu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi antarlembaga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. Dengan persiapan yang matang, potensi gangguan keamanan dan ketertiban diharapkan dapat dicegah sejak dini.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam Technical Meeting tersebut adalah kesiapan personel pengamanan. Setiap unsur diharapkan dapat menyesuaikan penempatan personel dengan kebutuhan di lapangan, terutama pada titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan pengunjung.
Selain kesiapan personel, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi perhatian penting. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di sekitar Alun-Alun KTC Taliwang, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk menyaksikan kegiatan Berampok Maras.
Aspek sterilisasi lokasi turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Area kegiatan perlu dipastikan berada dalam kondisi aman dan tertata, sehingga aktivitas panitia, peserta, maupun pengunjung dapat berlangsung tanpa mengganggu jalannya acara.
Pengamanan pengunjung dan pengendalian massa juga menjadi bagian dari strategi yang disiapkan. Koordinasi antara Satpol PP, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan mampu menjaga situasi tetap terkendali, khususnya apabila terjadi peningkatan jumlah pengunjung pada waktu-waktu tertentu.
Tidak hanya itu, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Seluruh unsur pengamanan diharapkan mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif agar setiap persoalan di lapangan dapat segera ditangani sesuai dengan kewenangan masing-masing.
H. Wahidin juga mengimbau masyarakat yang menghadiri kegiatan Berampok Maras agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan petugas, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa pengunjung diharapkan mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta tidak membawa senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Satpol PP KSB juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Berampok Maras sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah. Suasana yang aman dan tertib akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati kegiatan dengan nyaman tanpa mengabaikan kepentingan bersama.
Melalui Technical Meeting tersebut, Satpol PP KSB bersama seluruh unsur terkait berkomitmen mendukung kelancaran pengamanan Berampok Maras di Alun-Alun KTC Taliwang. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif sejak persiapan, pelaksanaan, hingga kegiatan berakhir.
Dengan persiapan yang terkoordinasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, kegiatan Berampok Maras diharapkan dapat berlangsung sukses, aman, dan tertib. Semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap keamanan menjadi kunci dalam menyukseskan kegiatan tersebut di Kabupaten Sumbawa Barat. (Bon).

